Panduan: Cara Membuat Blog Dengan Mudah!

Cara Membuat Blog
Cara Membuat Blog

Hai para calon blogger!

Pada kesempatan kali ini saya akan membantu Anda untuk mengetahui Cara Membuat Blog Dengan Mudah, dan memberikan gambaran kepada Anda tentang memulai Blogging pertama Anda.

Sebelum memulai panduannya saya memberikan 2 catatan penting!

  • Kalau hanya membuat blog, caranya mudah sekali
  • Tetapi kalau blognya ingin sukses, Tidak Mudah

Anda mungkin tertarik untuk menjadi blogger setelah berkunjung ke beberapa situs blog besar di Indonesia, kemudian kagum dengan mereka.

Atau karena mendengar bahwa blog bisa menghasilkan uang.

Banyak sekali alasannya tetapi, ini panduan yang tepat buat anda.

Saya tidak hanya akan mengajari anda cara membuat akun baru di Blogger/Blogspot dan cara instalasi WordPress.

Kalau cuma itu sih 5 menit juga selesai.

Saya akan mengajari anda yang lebih penting lagi…

…yaitu cara membuat blog yang berpeluang tinggi untuk sukses dan menghasilkan.

Silahkan ambil segelas teh atau kopi, kita akan segera mulai.

…sebelum kita mulai, satu hal lagi:

Hampir semua blogger baru pada akhirnya gagal atau malas meneruskan blognya setelah 1-3 bulan pertama…hanya sedikit yang bisa sukses.

Kenapa bisa begitu?

Karena mereka membuat blog secara asal-asalan.

Gara-garanya: topiknya campur-aduk, kontennya tidak berkualitas, promosinya tidak jelas. Pokoknya serba berantakan.

Lalu karena blognya sepi terus, akhirnya mereka bosan.

Ini bukan mau menakut-nakuti…

…Tetapi ini memang benar-benar sering terjadi.

Perencanaan blog sangat dibutuhkan untuk membuat blog, supaya anda tidak buang-buang waktu, uang, dan tenaga.

Maka dari itu, sebelum kita masuk ke cara membuat blognya, kita akan bahas dulu persiapannya.

Panduan ini terdiri dari beberapa bab mulai dari persiapan, instalasi, dan penggunaannya. 

1. Tentukan topik utama blog

Anda harus benar-benar menentukan topik di blog Anda meskipun kelihatannya sepele… cuma milih topik. Padahal banyak orang tidak tau bahwa tahap ini yang paling penting dalam persiapan.

Menurut survey saya berdasarkan fakta:

Setiap hari ada 2,9 Juta konten baru yang diterbitkan blog dari seluruh dunia.

Lebih dari 70% dari blog-blog tersebut hanya mendapatkan kurang dari 5.000 pengunjung per bulan, atau sekitar 150 per hari.

Miris kan?

Kira-kira apa penyebabnya?

Ini akarnya:

  • Topik blognya tidak jelas, berantakan
  • Topiknya tidak menarik bagi banyak orang
  • Topik yang dipilih tidak mereka kuasai/minati sehingga isi blognya juga jadi tidak berkualitas

Begini…

Andaikan anda hanya sempat membaca 5 website per hari.

Apakah anda akan membuka website yang isinya berkualitas, menarik, dan bermanfaat bagi anda…atau website yang cuma berisi artikel yang asal tulis?

Pasti yang pertama. Ya kan?

Jadi anda HARUS bisa membuat konten blog yang lebih bagus daripada blog-blog lainnya.

Itu kuncinya.

Nah, untuk bisa membuat konten yang bagus, maka anda wajib memilih topik yang anda minati/kuasai dan dianggap menarik oleh banyak orang.

Kalau anda memilih topik yang tidak anda mengerti, akibatnya:

  1. Membuat konten rasanya jadi berat
  2. Konten yang sudah dibuat jadi tidak berkualitas
  3. Anda akan cepat bosan

Coba saja kita gunakan logika. Kalau kita tidak tertarik dan tidak tahu apa-apa tentang suatu topik, apa mungkin kita bisa mengajarkan topik tersebut kepada orang lain dan membuat mereka tertarik?

Sangat sulit…apalagi bagi pemula.

Topik mana yang bisa menghasilkan uang?

Berdasarkan survey yang saya lakukan beberapa waktu lalu, sebagian besar dari pembaca artikel ini ternyata ingin mendapatkan penghasilan dari blog.

Betul, blog memang bisa menjadi sumber penghasilan.

Tapi ada 1 mitos legendaris yang menyatakan bahwa hanya blog dalam topik tertentu yang bisa mendapatkan penghasilan.

Itu salah besar.

Semua topik bisa menghasilkan.

Asalkan konten yang anda buat mampu menarik minat banyak orang. Topik apapun bisa dibuat menjadi blog untuk berpenghasilan. Bahkan blog yang isinya lucu-lucuan.

Ini cerita dari pengalaman pribadi:

7-8 tahun yang lalu saya mencoba membuat blog dalam topik tax (perpajakan), karena katanya topik ini bisa mendapatkan banyak uang dari iklan.

Padahal saya sama sekali tidak tertarik dengan pajak.

Akibatnya…konten yang saya buat kualitasnya sangat rendah. Setiap kali menulis konten, rasanya stress. Akhirnya blog terbengkalai tanpa mendapatkan pengunjung sama sekali.

Jadi, jangan pilih topik yang tidak menarik bagi anda.

2. Pilih platform blog yang tepat untuk anda

Salah satu proses terberat dalam memulai blog sudah kita lewati.

Sekarang kita masuk ke yang lebih mudah.

Teknologi jaman sekarang sudah canggih. Dengan menggunakan platform blogging, anda bisa menulis di blog seperti menulis di Microsoft Word.

Ini 3 pilihan yang paling populer:

  1. Blogspot — hosted
  2. WordPress.com — hosted
  3. WordPress.org — self-hosted

Masih ada puluhan platform blogging lainnya, tapi saya tidak akan mempersulit pilihan anda dengan membahas yang kurang populer.

Perhatikan 2 istilah ini: hosted dan self-hosted.

Apaan tuh?

Hosted berarti blog anda ‘menumpang’ di website mereka. Jadi anda tidak akan punya website murni milik sendiri, dan alamat blog anda seperti ini:blogsaya.blogspot.com

Self-hosted kebalikannya.

Anda membuat website sendiri dengan platform bernama WordPress. Website tersebut akan 100% jadi milik anda, tetapi anda harus membayar untuk nama domain dan hostingnya.

Kalau kita ibaratkan, seperti rumah dan apartemen:

Self hosted - hosted

Pilih platform hosted (WordPress.com atau Blogger) kalau anda:

  1. Sama sekali tidak ingin keluar biaya (meskipun tidak banyak)
  2. Rela dengan fitur yang terbatas
  3. Tampilan theme yang terbatas atau tidak terlalu bagus
  4. Rela nama website anda menjadi seperti ini: websitesaya.blogspot.com
  5. Rela website anda dihapus sewaktu-waktu (kalau anda melanggar aturan), karena masih dibawah wewenang google

Sebaliknya, pilih platform self-hosted (WordPress.org) kalau anda:

  1. Punya modal sekitar Rp 300ribu per tahun (untuk domain dan hosting)
  2. Ingin punya website yang 100% milik anda
  3. Ingin bisa mengubah tampilan dengan leluasa atau tampilan yang bagus
  4. Ingin bisa menambahkan fitur-fitur apapun yang anda butuhkan
  5. Ingin membuat blog yang terlihat lebih kredibel

Itu hanya sekilas saja.

Untuk membaca perbandingan lengkap serta mitos-mitosnya, klik di sini.

Karena sangat fleksibel, WordPress self-hosted juga sering digunakan untuk fungsi yang lebih daripada sekedar blog.

Misalnya berjualan online, website bisnis, komunitas, dan lain-lain.

Saya pribadi selalu menyarankan supaya orang yang serius blogging untuk menggunakan self-hosted dari WordPress.org, karena akan lebih bagus dalam jangka panjang.

Tapi kalau modal anda benar-benar 0, tidak masalah.

Meskipun sedikit lebih repot, ketika blog anda sudah sukses anda bisa pindah dari hosted ke self-hosted. Banyak yang melakukan seperti ini, jadi anda bisa tetap mulai dari hosted.

Cara instalasi WordPress self-hosted akan dijelaskan di bawah.

3. Tentukan penyedia layanan hosting dan domain

Buat anda yang belum pernah dengar istilah ini:

Domain: nama/alamat website anda. Blog ini domain-nya imersmuda.com. 

Hosting: tempatnya file-file blog anda disimpan. Seperti harddisk kalau di komputer.

Pengertian aslinya lebih kompleks, tapi jangan ambil pusing.

Keduanya menggunakan sistem sewa. Artinya anda perlu membayar setiap bulan/tahun ketika anda menyewa domain dan hosting. Tidak ada pilihan bayar sekali untuk seumur hidup.

Peranannya vital untuk blog.

Tentunya anda tidak ingin blog yang anda buat sering mengalami masalah seperti mati mendadak, atau tidak bisa diakses secara tiba-tiba.

Jadi, pilih penyedia domain dan hosting yang terpercaya.

Ini beberapa layanan domain dan hosting internasional yang biasanya direkomendasikan untuk pemula:

  • Domain: NameCheap
  • Hosting internasional: BlueHost atau HostGator
  • Hosting Indonesia: Niagahoster (gratis domain)

Kalau anda membuat blog berbahasa Inggris, gunakan hosting internasional. Sedangkan untuk blog Indonesia gunakan hosting Indonesia.

4. Tentukan nama domain

Nama domain akan selalu melekat pada blog anda.

Meskipun masih bisa diganti, tetapi bakal repot dan kalau salah bisa fatal akibatnya. Maka dari itu sebaiknya tentukan matang-matang nama domain di awal.

Ini 7 hal yang harus anda perhatikan:

  1. Sesuaikan dengan topik blognya
  2. Hindari nama yang mirip dengan website populer
  3. Mudah ditulis, diingat, dan diucapkan
  4. Sebisa mungkin gunakan .com
  5. Hindari tanda strip/minus (-) dan angka
  6. Jangan gunakan merek milik orang lain
  7. Cek juga ketersediaan username-nya di jejaring sosial

Beberapa orang mungkin tidak akan setuju dengan saya pada poin ke-4, karena sebetulnya ada ekstensi lain selain .com yang juga bagus.

Misalnya .org, .net, .co, .id, dsb.

Tapi alasan saya memilih .com karena merupakan yang paling diingat.

Saya punya blog dengan akhiran .co, .net, dan .org, tapi kenyataannya banyak juga orang yang salah ketik…yang mereka masukkan justru .com.

Jadi dahulukan .com, gunakan yang lain sebagai opsi terakhir.

Oh ya, hindari tanda strip (-) dan angka di domain karena orang-orang akan menganggap keduanya sebagai blog spam. KECUALI apabila memang brand anda menggunakan salah satunya.

5. Instalasi blog self-hosted dengan platform WordPress

Sekarang kita masuk langkah-langkah membuat blog.

Dalam artikel ini saya akan menggunakan NameCheap, HostGator, dan WordPress (self-hosted) sebagai contoh. Anda bisa menggunakan layanan hosting dan domain lain karena tidak jauh berbeda.

Langkah 1: sewa layanan hosting

Cara termudah untuk memiliki domain Anda adalah menggunakan penyedia layanan yang sama... Saya merekomendasikan menggunakan penyedia layanan hawkhost.

Mengapa saya rekomendasikan?

Karena hawkhost memiliki pelayanan yang baik dan juga bagus dari sisi harga... Hal menarik lainnya tentang hawkhost adalah anda bisa menginstal wordpress.org ke dalam domain dan hosting anda dengan mudah atau dengan satu kali klik.

Menarik bukan?

Anda bisa membeli hosting hawkhost dan domain dengan mengeklik gambar dibawah ini... dan Kemudian mengikuti panduannya.

hawkhost-imersmuda.com

Langkah 2: Instalasi WordPress

Untuk menginstal wordPress ke dalam domain dan hosting akan saya singkat dengan mudah dan jelas.

Anda cukup mengikuti tahapan berikut ini:

  • Buka Cpanel pada hawkhost: biasanya setelah anda membeli layanan hosting anda akan dikirim email... dan diemail itu ada id dan password untuk login ke Cpanel.
  • Carilah softaculous Apps Installer: Biasanya berada di bawah
  • Click script-Wordpress
  • Klik Install Now
  • Pilih domain yang ingin anda install... Penting! di kotak 'In Directory' tulisan "WP" harap dihapus.

Site setting Anda bisa ubah, tetapi yang terpenting adalah Admin Account dan Password nya

  • Pilih theme
  • Klik "Install"

Setelah Anda melakukan 5 cara di atas, maka Anda sudah berhasil untuk membuat blog.

sekian artikel yang saya buat semoga bermanfaat untuk Anda, semoga Anda terbantu dengan ada nya tutorial ini.

Saya akan update terus artikelnya untuk panduan terbaru dan terlengkap!

So staytune!

Untuk Jasa Pembuatan Website bisa kontak saya ' Shannaldo ' di No. 0813 3034 1340 atau wa

Shannaldo Karsten

Selamat datang di Blog ini! Salam Kenal! Saya adalah seorang pengusaha di Surabaya yang sekarang juga aktif sebagai Internet Marketer. Pada blog ini saya ingin membantu Anda untuk bisa mengerti dan memulai berBisnis Online...

4 thoughts on “Panduan: Cara Membuat Blog Dengan Mudah!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *