Cara Bisnis Franchise Makanan Yang Benar

(Last Updated On: November 15, 2018)

Saat ini usaha franchise sedang berkembang pesat di Indonesia, terutama untuk bidang makanan. Pengusaha lokal Indonesia mulai berani bersaing dengan pengusaha dari luar negeri yang selama ini telah menguasai bisnis franchise. Bisnis ini melibatkan dua pihak yaitu franchisee dan franchisor, lalu bagaimana sebenarnya cara bisnis franchise makanan yang benar?

1. Franchisor Mempersiapkan Sistem Yang Baik

Tidak mudah mewaralabakan sebuah bisnis termasuk dibidang kuliner, butuh bisnis yang sudah memiliki sistem yang baik sebelumnya. Bisnis ini dikenal newbie friendly, karena pemula pun bisa mengikuti asal sistem bisnisnya baik. Cara bisnis franchise makanan, franchisor memang harus menyiapkan sistem dengan baik agar mudah diikuti dan bertahan dalam persaingan.

2. Franchisor Membuat Rencana Marketing

Banyak yang tertarik melakukan bisnis waralaba ini karena tidak harus memulainya dari nol, artinya sistem sudah berjalan termasuk marketingnya. Tidak jarang franchisor yang mendukung penuh proses promosi produk makanan yang dijual. Dapat disimpulkan sebelum memutuskan untuk mewaralabakan sebuah bisnis harus membuat rencana marketing yang terstruktur.

3. Franchisor Membuat Proposal Yang Realistis

Bisnis franchise ini melibatkan dua pihak utama yaitu franchisor dan franchisee, untuk itu perlu proposal guna mempertemukan maksud keduanya. Masing-masing pihak harus mendukung perkembangan bisnis yang dijalankan. Franchisor harus membuat proposal penawaran kepada franchisee dengan riil tanpa melakukan iming-iming yang berlebihan.

4. Franchisor Menciptakan Produk Makanan Berkualitas

Sebuah bisnis makanan tentu harus fokus pada kualitas produk makanan yang dijual. Konsistensi kualitas makanan yang dijual harus terjaga, caranya adalah dengan membuat standar menu, standar resep dan SOP pemasakan atau pembuatannya. Dengan begitu kualitas makanan yang sampai pada konsumen akan tetap terjaga, jika kualitas terjaga maka loyalitas konsumen juga akan terjaga.

5. Franchisee Teliti Dalam Memilih

Saat memutuskan terjun ke bisnis franchise makanan, pebisnis harus hati-hati dan teliti memilih franchisor. Baca dengan seksama proposal yang diberikan franchisor untuk mendapatkan semua informasi yang dibutuhkan dalam menjalankan bisnis. Jangan mudah tergoda dengan pihak marketing franchise, tapi lihatlah degan teliti keuntungan dan kerugiannya.

6. Franchisee Pilih Harga Yang Realistis

Pilih franchise yang menawarkan harga realistis, jangan tergoda dengan harga yang terlalu murah. Pahami benar proposal bisnis yang diberikan, ketahui kualitas sistem bisnisnya dan marketing produknya yang sudah berjalan. Jangan sekali-kali memilih franchise hanya karena waralaba yang dibandrol dengan harga sangat murah karena beresiko sistemnya jelek atau marketing tidak berjalan.

7. Franchisee Tentukan Tujuan Berbisnis

Dalam melakukan bisnis apa pun tentu harus menetapkan tujuan berbisnis, termasuk cara bisnis franchise makanan. Jika sudah memiliki tujuan melakukan bisnis maka setiap hal yang dilakukan akan fokus pada tujuan. Dengan memiliki tujuan pebisnis akan terjaga motivasinya dan mampu melewati masa-masa sulit. Tentukan tujuan menekuni franchise makanan, untuk mencapai kesuksesan bersama franchisor.

8. Franchisee Ikut Berproses Sebagai Tim

Dalam cara bisnis franchise makanan, franchisor dan franchisee adalah tim, sebagai franchisee tidak boleh aktif dan mau yang instan saja. Franchisee harus ikut berproses dan menjalankan sistem yang sudah ditetapkan, jangan hanya menginginkan laba instan saja. Menjalankan bisnis harus tetap professional walau pun sebagai franchisee sebuah bisnis franchise.

9. Franchisee Merencanakan Pendanaan

Siapkan pendanaan, sebagai franchisee ada biaya yang memang harus dibayar seperti, franchise fee, royalty dan advertising fee. Biaya tersebut memang harus dikeluarkan sebagai ganti biaya training, prosedur serta sistem yang sudah disiapkan oleh franchisor. Oleh sebab itu penting memilih franchise yang sesuai dengan budget yang dimiliki agar bisa membayar semua fee yang harus dibayar.

10. Franchisee Kenali Franchise Yang Dipilih

Jika ingin sukses dibidang franchise makanan, kenali franchise yang dipilih. Ketahui reputasinya, cari referensi tentang testimoni franchisee yang telah bergabung. Dengan begitu anda akan mengetahui waralaba tersebut layak atau tidak untuk dipilih, dan bisa atau tidak mencapai kesuksesan.

Demikian cara bisnis franchise makanan yang benar dari dua sisi baik franchisor maupun franchisee. PErlu diingat di dalam bisnis tentu tidak lepas dari hambatan yang mengganggu, namun tetap fokus pada kualitas produk. Dengan produk makanan yang berkualitas maka loyalitas konsumen juga akan terjaga.

Leave a Reply