Beberapa Cara Investasi Properti Untuk Pemula

Investasi Properti

Investasi Properti

Investasi Properti – Salah satu investasi yang saat ini dinilai sangat menjanjikan adalah investasi properti, selain karena cepat untuk balik modal, harga properti juga semakin lama semakin meningkat dan terus melakukan pembangunan yang pesat. 

 Ada banyak bisnis properti yang bisa Anda tempuh, mulai dari investasi properti rumah, ruko, apartemen, kos-kosan, sampai properti tanah. Tapi sebelumnya Anda harus memahami terlebuh dahulu bedanya investasi properti dengan bisnis properti, karena ini dua hal yang berbeda dan tentunya mekanisme yang digunakan juga berbeda.
Dalam bisnis properti, mungkin saja Anda hanya akan mengeluarkan 1% dari modal yang dibutuhkan dan 99% sisa modal dari rekanan, tapi dalam investasi properti tentu berbeda, disini anda akan mengeluarkan modal yang jauh lebih besar ketimbang bisnis properti, namanya saja investasi tentu membutuhkan modal yang banyak.

Walaupun begitu, antara pebisnis properti dan investor properti itu sebenarnya saling membutuhkan, pebisnis properti butuh investor properti untuk membiayai proyek yang akan digarap, begitu juga investor properti yang membutuhkan pebisnis properti untuk mengelola dana yang dimiliki dengan harapan dana tersebut akan memberikan keuntungan yang berlipat.

Beberapa Cara Investasi Properti Yang Menarik Di Indonesia 

1. Investasi Tanah

Investasi tanah dinilai sebagai Investasi Properti yang paling mudah dan menguntungkan, hal ini disebabkan karena harga tanah tidak pernah mengalami penurunan. Wajar, karena dari tahun ke tahun permintaan tanah meningkat dan terus melesat.

Walaupun harganya selalu meningkat, namun Anda juga harus memperhatikan potensi harga pada tanah yang Anda beli, berpotensi meningkat tajam atau hanya meningkat lemah? Walau sama-sama meningkat, namun ini cukup signifikan untuk Anda karena dalam investasi peningkatan keuntungan yang tajam merupakan hal yang sangat positif.

Tips Cara Investasi Properti (Rumah, Apartemen, Tanah, dll)

Ada beberapa kriteria yang dapat anda gunakan untuk mengetahui apakah suatu tanah berpotensi mengalami peningkatan tajam atau lemah.

kriteria yang biasa digunakan oleh para investor:

  1. Tanah dikawasan padat penduduk atau pertumbuhan penduduk yang tinggi.
  2. Tanah dikawasan aktivitas kehidupan yang tinggi atau kawasan dengan pertumbuhan aktivitas kehidupan yang tinggi.
  3. Tanah yang berada di dekat jalan-jalan besar.
  4. Tanah dilingkungan aktivitas ekonomi (pasar, toko, warung, dll).
  5. Tanah dikawasan industrialisasi (pabrik-pabrik, perkantoran, komersialisasi, dll).
  6. Tanah yang berada dilokasi strategis (pemandangan yang indah, nyaman, tenang, berpotensi untuk didirikan bangunan-bangunan privat, dll).
  7. Tanah dilokasi rencana proyek. Misalkan pemerintah memproyeksikan didaerah tertentu akan dibangun bandara, stasiun, terminal, pemusatan industry, dll, maka tanah dilokasi tersebut berpotensi mengalami kenaikan tajam.
  8. Tanah dilokasi yang memungkinkan untuk mudah dijual.

Selain itu, jangan lupa juga untuk memastikan legalitas dari tanah yang akan Anda beli, sebelum membeli sebuah tanah pastikan bahwa surat-suratnya lengkap, dan jangan lupa untuk dicek kelengkapannya, dan jangan sungkan untuk menanyakan semua hal yang ingin Anda ketahui kepada pemilik tanah.

Setelah itu Anda hanya tinggal menunggu beberapa tahun hingga harga tanah tersebut melonjak tajam. Mungkin sekitar 3-5 tahun harganya sudah peningkat drastis, sekiranya telah dapat memberikan keuntungan yang besar kepada anda dan anda ingin menjualnya maka tinggal mencari pembeli saja.

Investasi Properti

2. Investasi Rumah, Apartemen, dan Bangunan Lainnya

Dalam investasi rumah, apartemen, dan bangunan lainnya tidak jauh berbeda dengan Investasi Properti tanah, langkah yang harus Anda lakukan adalah mencari dan membeli rumah, apartemen, dll kemudian Anda menjualnya kembali ketika harga telah naik.

Dalam investasi ini, seringkali ada penjual rumah atau apartemen yang membutuhkan dana segera, sehingga akan menjualnya dibawah harga pasar, dalam hal ini Anda akan mendapat keuntungan saat itu juga jika anda ingin langsung menjualnya kembali, Anda hanya tinggal menjualnya diharga pasaran, maka anda sudah mendapatkan keuntungan.

Jika Anda ingin mendapatkan keuntungan yang lebih tinggi, maka Anda perlu untuk menunggu beberapa bulan atau tahun hingga harga melonjak tinggi. Dan juga, selama Anda menunggu harga naik, Anda juga dapat menyewakan rumah dan apartemen tersebut, sehingga Anda tidak hanya dapat dari keuntungan menjual saja namun juga menambah kas dari penghasilan sewa, tentu cara ini akan menjadikan kantong Anda semakin tebal.

Kemudian ketika Anda memutuskan untuk menahan rumah dan apartemen yang Anda beli dalam jangka waktu yang lama untuk menunggu harga naik lebih tajam, perhatikanlah risiko kerusahan dari properti tersebut, dan juga biaya untuk merenovasi properti tersebut. Untuk itu Anda harus meng-asuransikan properti Anda untuk menghindari kerugian.

 

3. Investasi Developer Properti

Investasi properti pada developer properti artinya Anda menginvestasikan dana Anda kepada pebisnis properti, seperti yang sudah saya singgung diatas bahwa antara investor dan pebisnis properti saling membutuhkan satu sama lain. Jadi intinya, para pebisnis ini seringkali mencari para investor untuk membiayai proyek properti yang sedang atau akan dibangunnya. Dan karena ini adalah kerjasama, tentunya keuntungan akan dibagi sesuai dengan perjanjian.

Tips untuk Anda jika ingin investasi pada developer properti, akan lebih aman jika anda telah mengenal si developer tersebut, jika belum mengenal maka pilih developer yang setidaknya pernah Anda dengar nama atau brandnya, memiliki plan yang jelas dan menjanjikan, menawarkan pembagian keuntungan dan kerugian yang sekiranya wajar dan adil sesuai dengan peran masing-masing pihak, memberikan gambaran pemasaran dan prediksi arus kas yang wajar dan realistis.

Semoga artikel diatas bermanfaat bagi Anda, dan jangan pernah takut untuk mencoba. Selamat mencoba!

Leave a Reply