Cara Membuat Bisnis E Commerce

Cara Membuat Bisnis E Commerce – Ini sebuah model bisnis online banyak sekali bermunculan, yaitu pergabungan antara e-commerce dan online shop. Tetapi belakangan ini perusahaan-perusahaan sudah lakukan 2 hal ini untuk menciptakan strategi yang bagus dan memiliki potensi bisnis.

Dalam artikel ini akan dibahas Bagaimana cara membuatnya dengan baik, baik dari e-commerce toko online.

Sebuah konten beristiqomah Company dibilang sebagai perusahaan yang berfokus pada kedua pendapatan dari transaksi e-commerce tersebut.

Ini berarti perusahaan menghasilkan pendapatan baik dari menjual sesuatu, iklan. Biasanya bagian dari konten adalah blog dan newsletter.

Blogging ini berguna sebagai mencari traffic dari search engine dan media sosial secara organik, sementara email marketing dapat menawarkan konten yang ditargetkan langsung kepada pembeli atau pasar agar Inggrisnya lebih tinggi.

Cara Membuat Bisnis E Commerce Dengan Peluang Besar

Cara Membuat Bisnis E Commerce

Cara Membuat Bisnis E Commerce

Mengapa bisnis model ini memiliki potensi yang bagus?

Bisnis modal content bisnis e-commerce adalah bisnis yang memiliki potensi bagus karena banyak sekali alasannya.

1. E commerce bukan hal mudah

Untuk terus meningkatkan pendapatan anda perlu membangun brain royalty. Dalam sebuah model transaksi tradisional biasanya pembeli hanya beli sekali dan pergi dan tidak ada namanya hubungan dengan konsumen atau berinteraksi dengan konsumen.

Kedua menghasilkan pendapatan dari konten juga sangat sulit, iklan online berbasis banner mengharuskan anda untuk terus menurus menghasilkan content baru agar pendapatan Anda meningkat. Cpm online biasanya sangat rendah sehingga industri seringkali memiliki margin rendah.

Dengan menggabungkan keduanya Anda bisa memecahkan masalah-masalah, icon masjid oleh hubungan dengan konsumen yang dapat dibangun melalui konten yang bagus. Dan lalu pendapatan konten dapat didukung melalui margin keuntungan yang jauh lebih tinggi dari perdagangan tradisional commerce.

Ada banyak cara untuk membuat konten premium di internet, biasanya menggunakan subscript atau payroll adalah model bisnis yang jelas. Seni merupakan peluang yang bagus untuk mengembangkan bisnis online anda.

Bagaimana penjelasan dari bisnis model ini?

Mungkin karakteristik yang paling penting dari jenis bisnis ini adalah mereka berinvestasi dalam Curated content berkualitas tinggi. Konten premium menjadi inti dan sangat penting untuk membangun bisnis Anda. Internet dibanjiri dengan konten gratis, dan memang setiap orang bisa menjadi publisher. Namun, masih ada “rasa lapar” untuk konten premium berkualitas tinggi.

Banyak perusahaan berbasis commerce mencoba curated content palsu dengan outsourcing atau dengan memaksimalkan output dan meminimalkan investasi. Ini adalah strategi yang buruk karena perbedaan antara konten yang baik dan konten buruk sangat jelas. Dengan perusahaan commerce berbasis konten, Anda mencoba untuk membangun audiens yang ingin konsisten terlibat dengan konten Anda selama jangka waktu yang panjang. Konten bukanlah sarana membalik traffic menjadi customer, konten adalah sarana untuk membangun hubungan yang kuat dengan konsumen.

2. Email marketing

Email marketing adalah cara yang bagus untuk membangun audience. RSS merupakan salah satu teknologi yang paling undervalued di Internet karena hanya sedikit yang benar-benar tahu apa itu. Distribusi sosial ke Facebook atau Twitter sangat ramai karena ada begitu banyak noise di media sosial. Oleh karena itu, email marketing adalah solusinya karena email marketing dapat menawarkan kesempatan untuk membangun hubungan langsung dengan konsumen.

Sulit untuk membangun audience di awal, tetapi email marketing telah menjadi salah satu cara terbaik untuk membangun content based commerce company.

3. Relationships and trust

Faktor yang membedakan antara perusahaan commerce tradisional dan perusahaan commerce berbasis konten adalah perusahaan commerce berbasis konten memiliki hubungan yang lebih lebih baik dengan konsumen dan tingkat kepercayaan yang lebih tinggi.

Ketika kita berbicara tentang potensi pelanggan pada ecommerce tradisional, pelanggan hanya bisa melakukan browsing produk. Jika customer potensial tidak terkonversi menjadi customer aktif, maka tidak ada hubungan yang terbentuk.

Di sisi lain, ketika kita berbicara pada customer di content based commerce company, calon customer dapat menghabiskan berminggu-minggu, berbulan-bulan atau bertahun tahun untuk “mengkonsumsi” konten sebelum melakukan pembelian. Mungkin tampak agak ribet, tetapi nilai pelanggan itu akan lebih besar karena mereka lebih mungkin untuk menjadi pelanggan setia dan menjadi repeat buyer.

Ketika Anda membangun hubungan selama periode waktu yang berkelanjutan, kedua belah pihak pasti akan memperoleh pemahaman dan hubungan yang lebih baik. Konsumen mulai mempercayai value dari merek Anda, menikmati konten Anda, dan ingin aktif karena mereka merasa menjadi bagian dari movement yang dibuat oleh konten Anda. Sementara itu, merek dapat membangun data tentang apa yang populer, memperhitungkan permintaan dan mengetahui apa yang diinginkan konsumen sehingga bisa memberikan support yang lebih baik.

Cara Membuat Bisnis E Commerce

Cara Membuat Bisnis E Commerce

4. Targeted commerce

Commerce yang berbasiskan konten hanya bekerja ketika commerce dan konten sangat tertarget satu sama lain. Commerce yang berbasiskan konten bekerja ketika Anda menargetkan niche yang sangat spesifik yang memiliki potensi untuk berkembang. Misalnya, Anda mungkin menargetkan profil pria kaya yang berusia 21-29 dan memiliki interest dalam fashion. Konten Anda haruslah bisa menarik profil tersebut.

Banyak perusahaan Commerce mencoba untuk melemparkan jaring mereka terlalu lebar untuk mencoba menangkap pasar yang lebih besar. Untuk awalnya, Anda memang harus hyper focus pada satu profil tertentu. Nantinya setelah Anda telah menjadi merk nomor satu dalam niche tertentu Anda dapat memperluasnya.

5. Subscriptions

Model subcription/langganan dapat bekerja dengan baik dengan perusahaan commerce berbasis konten karena menawarkan manfaat bagi kedua belah pihak. Konsumen menjadi bagian dari “klub” yang mendapat akses ke curated konten dan produk yang direkomendasikan oleh merek. Biasanya ini untuk commerce fashion.

Model bisnis berbasis subscription juga bagus karena foundernya dapat memprediksi revenue yang didapat dan mendapatkan banyak data mengenai apa yang diinginkan oleh pembeli tersebut.

6. Sosial commerce

Sosial commerce juga sangat penting untuk Commerce yang berbasiskan konten. Bila Anda membuat konten berkualitas tinggi, Anda tentunya ingin membagikan konten tersebut kepada orang-orang yang juga cocok dengan demografis yang ditargetkan. Situs sosial seperti Facebook dan Twitter telah menjadi jalur distribusi yang besar untuk Commerce yang berbasiskan Sosial dan konten.

Distribusi ini menjadi seperti virus yang baik untuk Commerce yang berbasiskan konten karena bisa tumbuh secara organik. Anda bisa juga tumbuh melalui paid media. Ketika Anda membeli iklan di media sosial, Anda dapat menargetkan demografis yang sangat spesifik. Hal ini memungkinkan Anda untuk memaksimalkan anggaran pemasaran Anda dengan hanya menampilkan iklan untuk orang-orang yang sesuai dengan profil Anda.

Cara Membuat Bisnis E Commerce

Cara Membuat Bisnis E Commerce

Siapa pemain di industri ini?

Content based commerce bukanlah hal yang baru karena banyak perusahaan yang didirikan sudah mengincar strategi ini. Berikut ini adalah ringkasan dari beberapa merek terkemuka yang telah membangun Commerce yang berbasiskan konten.

Leave a Reply