(Last Updated On: Juni 8, 2019)

Cara Mencari Backlink Yang Berkualitas – Mendapatkan backlink yang berkualitas sangatlah mudah jika anda tau caranya, tetapi memang tidak semudah yang anda bayangkan. Kalau begitu apakah ada cara yang bisa kita lakukan untuk meningkatkan backlink ? Ada yaitu dengan cara yang sudah pernah coba dan pernah saya terapkan.

6 Syarat Yang Harus Dipenuhi Untuk Mencari backlink yang berkualitas

Cara Mencari Backlink Yang Berkualitas

1. Relevan

Alasan backlink yang berasal dari topik / niche yang relevan sangat bagus dan berkualitas adalah karena link jenis ini terlihat lebih natural bagi search engine. Dari segi user experience (UX), link di website yang relevan juga tidak mengganggu visitor, bahkan sangat mungkin mendapatkan klik yang tentu saja menjadi kunjungan (trafik).

2. Contextual Links

Contextual links adalah links yang berada di dalam konten (artikel). Alasan backlink jenis ini berkualitas tinggi adalah karena links yang berada di dalam artikel biasanya related atau relevan dengan isi artikel (topik yang ditulis). Dan seperti yang sudah dijelaskan di kriteria pertama, link dari topik yang relevan sangat disukai search engine.

3. Aged Domain

Jika suatu web authority nya tinggi, biasanya umur domain dari web tersebut juga sudah lama. Jarang ada suatu web yang bisa mendapatkan PR4 atau PR5 dalam hitungan bulan (terkecuali untuk web yang domainnya berasal dari domain drop, redirect atau fake).

Kelebihan lain dari website berumur biasanya indexnya lebih cepat. Walaupun website berumur belum tentu authority nya besar, mendapatkan backlink dari domain dengan jenis ini saya rasa lebih aman dari pada mendapatkan backlink dari website-website yang baru seumur jagung dengan index yang belum stabil.

Belakangan banyak webmaster yang memanfaatkan kualitas dari aged domain ini untuk membangun blog-blog network pribadi atau biasa dikenal dengan sebutan PBN.

Namun hati-hati, jangan asal beli domain aged karena belum tentu domain tersebut bagus untuk dijadikan sumber backlink. Cek terlebih dahulu histori webnya, mulai dari tampilan halaman (bisa menggunakan Web Archive) sampai histori backlink nya (bisa menggunakan Ahrefs). Pastikan web tersebut tidak pernah digunakan untuk kegiatan spamming sebelumnya.

4. Trafik Tinggi

Orang bilang, “google follow people”. Sedikit banyak bisa diartikan, links yang berada di website dengan trafik tinggi mempunyai kualitas yang lebih bagus daripada links yang berada di website dengan trafik rendah, karena links yang berada di website dengan trafik tinggi lebih berpeluang mendapatkan klik (kunjungan) dari visitor di website tersebut.

Ini tidak 100% benar, tapi cukup menunjang jika kriteria yang lain terpenuhi.

5. Low Outbound Links

Hal ini berkenaan dengan Link Juice. Mendapatkan backlink dengan outbound link (link keluar) yang cukup banyak akan mengurangi efektivitas backlink tersebut karena harus dibagi-bagi dengan link-link yang lain di dalam satu halaman yang sama.

Kebalikannya dengan low outbound links, backlink yang di dapat dari halaman ini jauh lebih powerful karena Link Juice nya langsung masuk ke website Anda tanpa terlalu banyak terbagi-bagi ke link lain.

Terlalu sering mendapat backlink dari website dengan outbound links yang banyak juga cukup berbahaya bagi website Anda karena high outbound links rentan dianggap sebagai halaman spam (yang masuk kategori ini biasanya spamming jenis blog commenting).

6. Unik (Different C class IP’s)

Mendapatkan backlink dari website dengan hosting yang berbeda-beda dan IP yang berbeda-beda juga ikut mempengaruhi peringkat website kita di search engine Google.

Logikanya, jika backlink yang di dapat dari IP yang berbeda-beda, kemungkinan besar backlink yang didapat bukanlah manipulasi seperti halnya jika kita membuat backlink dari website-website kita sendiri (dengan IP dan hosting yang sama).

At least, itulah yang besar kemungkinan dibenamkan ke dalam pikiran Penguinnya Google. Walaupun dalam prakteknya, tetap saja backlink beda IP juga bisa dimanipulasi (dengan PBN misalnya).

Mendapatkan backlink dari puluhan website dengan IP yang berbeda-beda jauh lebih baik daripada ratusan backlink tetapi dari 1 website yang sama.

Step Untuk Cara Mencari Backlink Yang Berkualitas

Cara Mencari Backlink Yang Berkualitas

1. Sediakan konten yang berkualitas sebagai pondasi

Semua praktisi SEO pasti sepakat, mustahil bisa mendapatkan backlink berkualitas tanpa memiliki konten yang berkualitas.

Balik lagi ke konsepnya:

Backlink itu rekomendasi.

Logikanya, tidak akan ada orang yang mau merekomendasikan konten yang tidak bagus. Ya iyalah, ngapain juga share konten yang jelek. Ya kan?

Tidak hanya itu…

Google bisa menilai apakah konten anda berkualitas atau tidak.

Ya, meskipun Google cuma mesin.

Menilai kualitas konten itu mudah. Misalnya, salah satu ciri-ciri konten yang tidak berkualitas: tidak dibaca lama-lama oleh pengunjung.

Lihat saja sendiri di Google, mustahil ada artikel yang tidak berkualitas di halaman 1 (kecuali kalau memang semuanya tidak berkualitas)

Itu sebabnya konten merupakan pondasi dari link building.

Intinya begini:

  • Konten berkualitas bisa masuk halaman 1 dengan sedikit backlink
  • Konten tidak berkualitas, mustahil, meskipun backlinknya banyak

Sederhananya seperti itu.

13 teknik link building di bawah ini juga butuh konten berkualitas. Maka anda harus punya, minimal 1.

Ah, dari tadi kualitas-kualitas mulu…

…memangnya apa sih maksudnya konten berkualitas?

Secara singkat, ciri-cirinya seperti ini:

  1. Isinya jauh lebih baik daripada konten lain yang sejenis
  2. Topiknya diminati oleh kalangan tertentu yang antusias
  3. Menyelesaikan tuntas masalah yang dihadapi banyak orang
  4. Disajikan dengan menarik sehingga mudah dinikmati

Sekarang, luangkan 3-7 hari untuk membuat 1 konten berkualitas.

Serius! Lanjutkan ke bawah kalau anda merasa sudah punya minimal 1.

2. “Minta” kepada pemilik website lain

Konyol kan?

Mana ada orang yang mau ngasih backlink??

Tentunya kita tidak akan langsung minta begitu saja.

Pertama, anda harus pahami bahwa backlink sukarela dari website lain yang aktif merupakan jenis backlink terbaik. 1 backlink saja, peringkat langsung meroket.

Tapi mereka tidak akan memberikan backlink kepada anda…

…kalau kontennya tidak berkualitas.

Jadi, kunci pertama adalah kualitas konten.

Sekarang…coba pilih salah satu konten yang sudah pernah anda buat. Pikirkan, “Apakah ada orang yang kira-kira mau merekomendasikan konten ini?”

“Apakah kalau anda bertemu konten seperti ini di Facebook atau Twitter, apakah anda akan membacanya?”

Itu yang pertama.

Yang kedua…

…ada 2 alasan seorang pemilik website merekomendasikan artikel:

  1. Isinya luar biasa (sudah kita bahas tadi)
  2. Mereka tahu siapa anda

Alasan kedua ini sangat penting.

Ini sudah terbukti secara ilmiah. Kalau orang yang butuh bantuan itu adalah orang yang kita kenal, kita akan cenderung lebih rela untuk membantu.

Maka dari itulah kita harus mulai menjalin hubungan baik.

Tahapannya seperti berikut:

  1. Temukan beberapa pemilik website dalam topik yang sama/mirip dengan anda. Idealnya website target kita sudah lebih populer dan dikelola secara aktif
  2. Temukan kontak dan akun jejaring sosialnya
  3. Berikan komentar bermutu setiap kali ada artikel baru, tweet dan share artikel mereka, coba mulai percakapan melalui social media, pasang link ke konten mereka
  4. Ajak ngobrol, mulai bangun hubungan baik dengan mereka

Yang terpenting ada di tahap ketiga.

Ingat, kita akan menjalin hubungan dengan orang yang sudah lebih sukses.

Kemungkinan besar mereka akan mengabaikan anda yang bukan siapa-siapa. Kecuali kalau kita sudah berbuat baik dulu kepada mereka.

Betul kan?

Kalau anda ingin mendapatkan teman, maka kedua pihak harus sama-sama diuntungkan. Bukan hanya anda yang merepotkan mereka.

Menjalin hubungan dengan orang sukses merupakan cara tercepat untuk sukses. Dan cara tercepat untuk menjalin hubungan dengan orang lain adalah dengan membantu mereka duluan.

Teknik ini sederhana, tapi manfaatnya untuk jangka panjang luar biasa.

3. Broken link building

Ini teknik tingkat lanjut dari nomor 2.

Intinya sama, kita meminta orang lain untuk memberikan link.

Tapi berkat satu trik tambahan, peluang keberhasilannya jadi meningkat drastis.

Sebelum lanjut, pengertiannya dulu:

Broken link artinya link dari suatu halaman website ke website lain yang sudah mati. Ketika di-klik, halamannya sudah tidak ada.

Karena domainnya kadaluarsa, salah tulis, artikelnya dihapus, atau alasan lain.

Nah, dalam broken link building, kita akan mencari broken link dari website lain. Kemudian kita akan membantu mereka memperbaiki broken link tersebut dengan memberikan website kita sebagai alternatifnya.

Seperti contoh berikut:

Broken link

+1 backlink!

sumber: panduanim.com

Contoh lain:

Website A punya artikel “cara menurunkan berat badan“.

Di artikel tersebut ada sebuah link menuju artikel situs lain tentang “pola diet sehat“. Sayangnya link tersebut tidak bisa diakses karena broken link.

Ini bisa kita manfaatkan…

Buat 1 artikel yang topiknya sama dengan artikel di broken link tadi. Pastikan artikel anda lebih bagus daripada artikel aslinya.

Untuk memeriksa isi broken link tadi, gunakan Wayback Machine.

Kemudian hubungi pemilik website tadi, beritahukan bahwa ada broken link di halaman tersebut dan tawarkan konten anda sebagai gantinya.

Karena kita berniat baik, maka peluang keberhasilannya tinggi.

4. Resource link building

Ketika jalan-jalan di internet, anda pasti pernah melihat artikel yang modelnya seperti ini:

“5 fashion blog terbaik di Indonesia”, “7 travel blogger Indonesia”, “10 permainan outbound di Bogor”, dan sejenisnya.

Hasil travel blogger

Kemungkinan besar sudah ada banyak blogger yang menulis artikel serupa dalam topik yang sama dengan website atau bisnis anda.

Artikel-artikel ini sudah menampung banyak link menuju website lain, 1 penambahan link lagi mestinya bukan masalah.

Justru mereka akan berterima kasih karena anda menambahkan koleksi mereka.

Lakukan ini untuk mendapatkan backlink:

Hubungi pemilik website tersebut jika kategori website anda cocok dengan artikelnya.

Informasikan bahwa anda punya blog yang sejenis, kemudian minta mereka untuk melihat, memeriksa, dan menambahkan website anda ke daftar.

Berikan penjelasan singkat kalau memang diperlukan untuk mempermudah pekerjaan mereka.

Lebih lanjut mengenai resource link building ada di panduan 14 teknik SEO ini.

5. Intip backlink dan strategi milik kompetitor

Merupakan teknik favorit banyak praktisi SEO.

Anda bisa melihat backlink milik kompetitor anda dengan menggunakan layanan Open Site ExplorerAhrefsMajestic SEOOpenLinkProfiler, atau SEO Spy Glass.

Dari tool di atas, anda akan mendapatkan daftar backlink yang dimiliki oleh sebuah website.

Biasanya ada beberapa backlink yang bisa anda tiru.

Misalkan dari hasil yang ditampilkan ada yang berasal dari blog, website, atau forum tertentu, maka anda juga bisa ikut berpartisipasi atau mencoba mendapatkan link di website yang sama.

Teknik ini memiliki potensi yang sangat besar.

Anda yang sebelumnya “buta” sekarang bisa tahu mengapa website-website lain bisa sukses.

Tapi hati-hati dengan link jenis spam, hindari website yang kualitasnya rendah apabila anda tidak ingin mendapatkan resiko.


Shannaldo Karsten

Selamat datang di Blog ini! Salam Kenal! Saya adalah seorang pengusaha di Surabaya yang sekarang juga aktif sebagai Internet Marketer. Pada blog ini saya ingin membantu Anda untuk bisa mengerti dan memulai berBisnis Online...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian
en_USEnglish id_IDIndonesian