Apa Itu Reksadana | Mengenal Jenis Jenis Reksadana

Jenis Jenis Reksadana – Investasi sudah merupakan keharusan yang dilakukan oleh kita untuk meningkatkan kelangsungan hidup. Dalam hal pendidikan, kesehatan, dan lain lain.

Dalam kondisi IHSG merosot tajam beberapa waktu lalu, banyak pemodal merugi dan kebingungan karena mungkin Dana mereka terkait dengan pensiun atau pendidikan tersangkut disana karena Nilai investasi merosot drastis

Dalam kondisi bursa merana, banyak pemodal panik. Cepat – cepat melepas investasinya di Reksadana. Setelah itu, kapok karena menganggap risikonya terlampau besar.

Jenis Jenis Reksadana

Jenis Jenis Reksadana

Ujungnya, kembali lagi ke tabungan atau deposito.

Itu keputusan yang salah karena:

  • Menjual dalam kondisi pasar turun pasti akan menimbulkan kerugian.
  • Tanpa investasi dan kembali ke tabungan, target pencapaian dana pendidikan atau dana pensiun akan sulit terwujud. Tingginya inflasi membuat bunga tabungan dan deposito tidak akan cukup untuk mengembalikan uang anda.

Kenapa mengambil keputusan yang salah di saat yang tidak tepat ? Itu karena kurangnya pemahaman antara jenis Reksadana dengan tujuan investasi.

Untuk bisa memilih dengan baik, Anda harus tahu apa jenis investasi di Reksadana. Ingat jangan sia siakan waktu untuk memilih pilihan yang tidak tepat. Berikut ini adalah berbagai jenis Reksadana:

Mengenal Lebih Dalam Mengenai Jenis Jenis Reksadana

Jenis Jenis Reksadana

Jenis Jenis Reksadana

1. Reksadana Saham

Ini adalah Reksadana yang keuntunganya paling tinggi diantara yang lain. Tapi ini juga yang risikonya paling besar.

Dalam Reksadana jenis ini, Manajer Investasi menempatkan dana investor ke instrument saham. Tujuannya adalah memberikan tingkat keuntungan yang menarik dalam jangka panjang dengan cara mengkapitalisasi pasar modal Indonesia.

Risiko Reksadana ini paling tinggi karena fluktuasi harga saham yang tajam.

Oleh sebab itu, Reksadana Saham sebaiknya untuk investasi jangka panjang diatas 5 tahun.

Resiko reksadana saham tujuannya buat biaya anak sekolah 5 bulan lagi, dengan berinvestasi di Reksadana Saham. Padahal, Saham sangat berisiko dalam jangka pendek. Akibatnya, ketika pasar saham bergejolak, investasinya turun drastis dan tidak cukup untuk membayar biaya sekolah.

2. Reksadana Campuran

Reksadana ini menawarkan kombinasi investasi dalam berbagai instrumen.

Tujuannya adalah memperoleh keuntungan dalam jangka panjang dengan investasi pada saham, obligasi dan pasar uang.

Tapi keuntungan Reksadana Campuran tidak setinggi Reksadana Saham. Ini karena risikonya lebih rendah dibandingkan Reksadana Saham.

Keunggulan Reksadana ini adalah komposisi portfolio bisa lebih fleksibel. Manajer Investasi bisa meracik instrumennya dengan berbagai instrumen.

Bandingkan dengan Reksadana Saham yang hanya fokus di satu instrumen, sementara Reksadana Campuran bisa menggabungkan saham dengan hutang, obligasi dan lain – lain.

Memang keuntungan Reksadana Campuran tidak sebesar Reksadana Saham, tapi risikonya juga lebih rendah.

Jenis Jenis Reksadana

Jenis Jenis Reksadana

3. Reksadana Pendapatan Tetap

Reksadana Pendapatan Tetap bertujuan untuk memberikan suatu tingkat pengembalian yang menarik dengan penekanan pada stabilitas modal.

Kinerja Reksadana Pendapatan Tetap didorong oleh perubahan suku bunga acuan Bank Indonesia. Penurunan BI rate akan mendorong kenaikkan harga obligasi, yang merupakan instrument penempatan dana Reksadana ini. Naiknya harga obligasi meningkatkan nilai Reksadana Pendapatan Tetap.

Risiko Reksadana Pendapatan Tetap berada dibawah Reksadana Campuran.

4. Reksadana Pasar Uang

Ini adalah jenis investasi  Reksadana yang paling aman. Risikonya paling kecil.

Reksadana Pasar Uang bertujuan memberikan keuntungan yang menarik melalui investasi pada instrument pasar uang serta menurunkan tingkat risiko melalui diversifikasi penempatan instrumen pasar uang yang dipilih secara selektif.

Dan juga bertujuan memberikan tingkat likuiditas yang tinggi untuk memenuhi kebutuhan dana tunai dalam waktu yang singkat.
Reksadana ini melakukan investasi 100% (seratus persen) pada instrument Pasar Uang.

Resiko reksadana pasar uang pemodal memilih Reksadana Pasar Uang untuk persiapan dana pensiun yang dibutuhkan 10 tahun lagi. Meskipun sangat aman, return Reksadana Pasar Uang rendah, sehingga jumlah dana pensiun yang akan terkumpul jauh dari memadai.

 

Penting untuk anda memilih jalur investasi reksadana yang benar karena untuk memberikan keuntungan yang besar kepada investasi keuangan anda. Jangan lupa untuk memikirkan kemampuan keuangan anda agar anda tidak mengelami kerugian yang besar.

Untuk mengetahui bagaimana cara berinvestasi reksadana yang benar

Baca disini:

atau bisa anda lihat video berikut

 

Leave a Reply